Aku lelah.
Aku sudah sangat lelah.
Enggan rasanya bila kaki-kaki ini harus terus berayun.
Peluh pun tak sudi mengucur dari dahi yang tertutup poni-poni sepanjang hidung.
Mungkin tak seorang pun tahu apa yang kurasa.
Mungkin bila mereka tahu, acuh yang kudapat.
Aku enggan berdiri terlalu lama.
Menanti sesuatu yang tak kunjung tiba.
Musim telah berganti.
Ribuan bulir air basahi bumi.
Mengguyur sampai mereka lelah menumpahkan jutaan liter air.
Namun aku masih di sini.
Di tempat yang sama.
Masih menanti sesuatu yang aku pun tak tahu.
Aku lelah.
Aku hanya ingin tidur di tempat yang damai.
Aku hanya menginginkan sebuah tempat di mana sepi itu tak ada lagi.
Aku hanya ingin bermimpi indah tiada akhir.
Sampai tiba saatnya nanti, aku mungkin tak ada lagi.
Tuhan lihatlah aku.
Dengarkan... dengarkan semua keluhku.
Lidahku kelu bercerita.
Bibirku berat terbuka.
Aku lelah... sangat lelah.
Ijinkan aku beristirahat di pangkuan-Mu malam ini.
Esok akan segera tiba.
Dan saat kubuka mataku nanti, semangat itu akan kujumpai kembali.
Semangat yang berbeda.
Semangat yang kudapatkan dari-Mu.
Judul: Puisi Remaja : Sudah Sangat Lelah
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh Admin
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh Admin
